Ciri-Ciri Kehamilan

Ciri atau Tanda Hamil

Kehamilan merupakan sebuah kado istimewa yang sangat besar dari Allah untuk pasangan suami isteri. Do’a dan harapan untuk segera memiliki keturunan dalam kelahiran bayi setelah kehamilan sungguh sangat mengharukan.

Dalam hal ini adalah gejala awal tanda-tanda wanita hamil itu seperti apa saja yang dialami dan dirasakan oleh seorang wanita yang pastinya akan adanya kesempatan untuk memiliki seorang anak baik laki-laki atau perempuan dan juga bisa saja anak kembar. Bagi seorang wanita pasti ingin mengetahui bilamana akan dapat buah hati hasil berhubungan dengan pasangan resmi dalam hal ini tentu suaminya, dimana tanda-tanda kehamilan merupakan saat yang paling dinanti oleh pasangan suami istri yang ingin memiliki seorang buah hati sebagai dambaan dalam berumah tangga.

Kehamilan dapat terjadi berarti menandakan pasangan suami isteri memiliki kondisi tingkat kesuburan normal yang baik. Informasi tanda-tanda kehamilan sudah seharusnya sudah diketahui oleh semua wanita agar bisa bertindak secara positif dalam menjaga kandungannya, hal tersebut dikarenakan beberapa wanita masih bingung antara tanda-tanda kehamilan dengan tanda-tanda sedang datang bulan atau menstruasi yang diantaranya ada kemiripan. Bila seorang wanita tidak mengetahui dan membedakan dengan baik tanda-tanda sedang hamil dengan menstruasi maka bisa menyebabkan keguguran bila ternyata sedang hamil.

Bila ternyata hamil maka harus beraktivitas dan menjaga konsumsi makanan yang baik dan tidak memakan yang tidak diperbolehkan selama hamil sehingga kandungan dapat terjaga dengan baik dan terhindar dari keguguran. Maka bagi seorang wanita sudah sepantasnya mengetahui ciri-ciri orang hamil agar bisa bertindak yang benar dalam menjaga kondisi dan kesehatan sang buah hati. Proses kehamilan ini disebagian pasangan tidak selalu didapat secara mudah. Banyak proses yang dibutuhkan agar wanita atau istri segera mengalami kehamilan; andaikan saja dengan berobat kedokter maupun dengan terapi khusus kehamilan.

Proses terapi khusus dokter kandungan segera dilakukan dan dijalankan dengan baik. Hingga pada akhirnya berharap tanda-tanda hamil segera ada pada istri tersayang. Mungkin pada umumnya kita sudah tahu cara mengetahui hamil atau tidak. Biasanya orang menggunakan test pack sebagai alat untuk mengetahui hamil atau tidak.

Akan tetapi, tidak sedikit juga orang mengatakan bahwa hasil test pack tidak selalu benar. Ada kalanya hasil test pact salah dengan kenyataan yang terjadi ditubuh wanita.

Nah, untuk menambah referensi anda untuk mengetahui ciri-ciri kehamilan, anda bias melihat beberapa tanda wanita hamil di bawah ini:

1.   Payudara Membengkak dan Empuk

Salah satu tanda kehamilan adalah payudara menjadi sensitif dan sedikit sakit akibat meningkatnya kadar hormon. Rasa sakit yang dialami biasanya lebih sakit dibandingkan saat mengalami menstruasi. Ketidaknyaman ini akan berkurang secara signifikan setelah trimester pertama karena tubuh sudah bias menyesuaikan diri dengan perubahan hormone.

Kondisi payudara juga terasa semakin lembut dan juga timbul rasa sensitif yang lebih tinggi dari biasanya sehingga akan terasa sakit atau nyeri bila dipegang. Putting susu ikut membesar dan warnanya makin gelap dan terkadang akan terasa gatal. Pembuluh Vena juga lebih terlihat akibat adanya penegangan pada payudara dan adanya aktivitas hormone HPL (Human Placental Lactogen) dimana hormone tersebut diproduksi dalam mempersiapkan ASI oleh seorang wanita yang sedang hamil.

2.   C epat Merasa lelah

Orang yang hamil di trimester pertama seringkali merasa lelah secara tiba-tiba, mungkin diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon progesterone secara cepat. Tapi perempuan hamil akan terasa lebih energik setelah mencapai trimester kedua.

3.   Ada Sedikit Pendarahan

Beberapa perempuan mengalami sedikit pendarahan di vagina sekitar 11-12 hari setelah berhubungan. Pendarahan ini disebabkan oleh sel telur yang dibuahi memasuki lapisan rahim. Pendarahan yang terjadi sangat ringan seperti muncul sebagai bercak darah, merah muda atau hanya bercak noda berwarna coklat kemerahan.

4.   Mengalami Mual dan Muntah

Kebanyakan wanita yang mengalami kehamilan akan merasa mual dan juga ingin muntah yang di picu peningkatan hormone HCG (Human choriobic Gonadotrophin) secara tiba-tiba pada aliran darah dan juga pada saluran kencing . Peningkatan hormon tersebut dapat mengakibatkan efek perih pada lapisan perut yang menimbulkan rasa mual, namun rasa mual ini akan hilang saat kehamilan memasuki trimester kedua.

5.   Meningkatnya Kepekaan Terhadap Bau-Bauan

Terkadang perempuan hamil merasa jijik dengan bau tertentu seperti kopi, parfum dan bau makanan yang sebelumnya sangat disenangi oleh perempuan tersebut. Reaksi ini dapat memicu refleks muntah.

6.   Pusing – sakit kepala

Wanita hamil akan sering merasakan pusing dan juga sakit kepala yang diakibatkan oleh factor fisik yaitu kelelahan, lapar, tekanan darah. Dan biasa juga berakibat secara emosional karena perasaan tegang dan depresi.

7.   Rasa lelah dan mengantuk yang berlebihan

Rasa lelah dan juga sering mengantuk yang intensitasnya lebih banyak pada wanita hamil dikarenakan perubahan hormonal dan juga akibat kinerja beberapa organ vital yang meningkat seperti ginjal, jantung dan paru-paru. Organ-organ vital tersebut pada wanita hamil ada penambahan dikarenakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin selain dalam mencukupi kebutuhan diri sendiri, selain itu usia kehamilan yang terus bertambah membuat perut semakin membesar dan tentu beban lebih berat. Pada wanita hamil hormone progesterone meningkat yang mengendurkan otot-otot rahim dan juga otot dinding usus yang dapat menyebabkan susah buang air besar namun memiliki keuntungan yaitu penyerapan nutrisi yang lebih baik lagi.

8.   Ingin buang air liur (meludah)

Pada wanita hamil trimester pertama akibat pengaruh  adanya perubahan hormone estrogen mengakibatkan ingin meludah namun kondisi tersebut biasanya akan menghilang dengan sendirinya memasuki trimester kedua.

9.   Temperatur suhu basal tubuh meningkat

Suhu tubuh basal berarti suhu terendah yang dicapai oleh tubuh dalam keadaan istirahat (tidur), pada wanita hamil akan meningkat selama terjadinya kehamilan.

10.  Munculnya bercak darah atau flek yang biasanya diikuti kram perut

Munculnya bercak darah pada kehamilan sering kali diartikan sebagai menstruasi namun hal tersebut biasanya terjadi 1 minggu sampai 10 hari setelah terjadinya ovulasi atau pembuahan yang terjadi disebabkan oleh menempelnya embrio pada dinding rahim (implantasi). Munculnya bercak darah pada wanita hamil biasanya diikuti oleh kram perut dimana untuk kram perut itu sendiri akan terjadi secara teratur trimester kedua.

11.  Sering Buang Air Kecil

Perempuan hamil sering buang air kecil sepanjang waktu, karena jumlah darah dan cairan selam hamil meningkat sehingga mengakibatkan adanya cairan tambahan yang diproses oleh ginjal dan kandung kemih.

12.  Telatnya Jadwal Menstruasi

Jika periode menstruasinya teratur, maka seseorang akan melakukan tes kehamilan sebelum tanda yang lain muncul. Tapi jika periodenya tidak teratur, maka salah satu gejala diatas bisa menjadi petunjuk bahwa Anda akan telat mendapatkan periode menstruasi.

13.  Suhu Basal Tubuh Tetap Tinggi

Suhu basal tubuh adalah suhu yang diukur pada pagi hari saat masih di tempat tidur dan belum melakukan kegiatan apapun. Untuk mengukurnya bias menggunakan thermometer yang diletakkan dibawak lidah. Jika suhu basal tubuh tetap tinggi selama 18 hari berturut-turut ada kemungkinan Anda hamil.

14.  Menggunakan Tes Kehamilan

Salah satu tanda kehamilan yang bisa dibilang akurat adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan. Penggunaan alat tes kehamilan paling baik sekitar 1 minggu setelah telat mendapat menstruasi. Jika tanda-tanda diatas tetap ada tapi hasilnya negative, cobalah untuk mengulanginya lagi beberapa hari kemudian.

Tanda-tanda wanita hamil yang telah disebutkan diatas sifatnya tidak mutlak harus ada pada semua wanita pada awal kehamilannya, namun tanda-tanda tersebut yang paling dirasakan oleh seorang wanita yang sedang hamil. Wanita yang sedang hamil bervariasi terkadang dan bahkan ada yang tidak memiliki keluhan sama sekali walaupun sedang mengandung, maka dari itu untuk lebih memastikan lagi diperlukan test kehamilan bias secara personal menggunakan test pack atau bias ke bidan/dokter kehamilan dan bias dilakukan tes darah di laboratorium

Comments are closed.

Post Navigation